MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa terbaik MTs Negeri 1 Pringsewu. Muhammad Falah Fahta berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Thailand International Mathematics Olympiad (TIMO) yang diselenggarakan oleh Thailand Mathematics Society. Kompetisi tingkat internasional tersebut berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di Bangkok, Thailand.

Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga madrasah. Keberhasilan Falah tidak hanya mengharumkan nama MTs Negeri 1 Pringsewu, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. Prestasi tersebut membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.
Saat diwawancarai oleh Tim Humas MTs Negeri 1 Pringsewu, Falah mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya. “Saya sangat senang dan bersyukur atas hasil ini. Even internasional sudah beberapa kali saya ikuti, namun baru kali ini bisa meraih medali emas,” tuturnya dengan penuh haru. Ia juga menceritakan strategi belajarnya, mulai dari mengikuti seleksi nasional, latihan soal secara rutin, hingga menjaga fokus dan kepercayaan diri saat bertanding.

Falah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Terima kasih kepada kepala madrasah, para pembina, dewan guru, serta orang tua yang selalu memberi dukungan penuh,” ujarnya. Secara khusus ia berpesan kepada teman-temannya agar tidak mudah menyerah. “Usaha maksimal yang diiringi doa pasti akan berbuah manis,” tambahnya.
Pembina Olimpiade Matematika MTs Negeri 1 Pringsewu, Yudy Permono, S.Pd., menyatakan bahwa Falah merupakan pribadi yang santun, tekun, dan sangat giat belajar. “Hobinya memang belajar. Semoga prestasinya menjadi atmosfer positif bagi siswa lain untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Drs. H. Nukman, S.Pd., M.M. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Falah yang telah mengharumkan nama madrasah dan Indonesia. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang baik antara siswa, pembina, guru, dan orang tua. “Kerja keras dan dukungan semua pihak akhirnya membuahkan hasil terbaik,” pungkasnya. (Sul)
Tinggalkan Komentar