MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ Kajian tentang sujud tilawah disampaikan oleh Tumiran Fauzi, S.Pd. pada Kamis, 26 Februari 2026 di Masjid Raudlatul Jannah MTs Negeri 1 Pringsewu. Materi ini menjadi pengantar sebelum para siswa, guru, dan karyawan melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama. Suasana masjid yang khidmat menambah kekhusyukan peserta dalam menyimak penjelasan yang disampaikan.
Dalam uraiannya, Ustadz Fauzi menjelaskan bahwa sujud tilawah merupakan ajaran Islam yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw., namun dalam praktiknya sering terasa asing karena jarang diamalkan. Padahal, sujud tilawah adalah bentuk respons seorang muslim ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajadah dalam Al-Qur’an.
Beliau memaparkan beberapa keutamaan dan tujuan sujud tilawah. Pertama, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dengan bersujud, seorang hamba berada pada posisi paling dekat dengan Tuhannya. Kedua, sujud tilawah merupakan bentuk penghambaan yang tulus sekaligus dapat mengangkat derajat manusia di sisi Allah. Ketiga, sujud ini menjadi pengakuan atas kebesaran dan keagungan Allah Swt. yang firman-Nya dibaca dan direnungkan. Keempat, sujud tilawah adalah wujud pengakuan atas kelemahan dan keterbatasan manusia di hadapan Allah Yang Maha Kuasa.
Selain menjelaskan makna dan keutamaannya, Ustadz Fauzi juga memaparkan tata cara pelaksanaan sujud tilawah, baik ketika dilakukan di dalam shalat maupun di luar shalat. Beliau menerangkan niat, takbir, sujud satu kali, membaca doa sujud, kemudian bangkit kembali dengan takbir.
Usai tadarus Al-Qur’an yang pada hari itu membaca surat Al-A’raf ayat terakhir yang merupakan ayat sajadah, seluruh siswa dan guru secara bersama-sama melaksanakan sujud tilawah. Momen tersebut menjadi pengalaman praktik langsung yang memperkuat pemahaman sareat Islam. (Sul)
Tinggalkan Komentar