Info Sekolah
Jumat, 24 Apr 2026
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
25 Februari 2026

Kajian Puasa Part#3: Puasa harus dengan Dasar Iman

Rab, 25 Februari 2026 Dibaca 495x

MTsN ! Pringsewu (Humas)_ Pada kajian ketiga Ramadhan, Ustadz Ali Fauzi, S.H.I., M.H. menyampaikan materi tentang pentingnya menjalankan puasa dengan dasar iman. Di hadapan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan, beliau membacakan kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy Syakiri Al Khubawi. Dari kitab tersebut, beliau menukil hadits Nabi Muhammad SAW: “Man shama Ramadhana imanan wa ihtisaban ghufira lahu ma taqaddama min dzambih” yang diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj. Artinya, barang siapa berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Ustadz Ali menjelaskan bahwa hadits ini tidak sekadar menjanjikan pahala, tetapi menekankan dua syarat utama: imanan dan ihtisaban.

Pertama, imanan berarti berpuasa dengan keyakinan yang benar. Seorang muslim harus meyakini sepenuh hati bahwa puasa Ramadhan adalah kewajiban dari Allah SWT, bukan sekadar rutinitas tahunan. Keyakinan ini melahirkan ketaatan, kesungguhan, dan rasa tunduk kepada perintah-Nya. Puasa yang dilandasi iman akan dijalani dengan menjaga syarat, rukun, serta adab-adabnya, termasuk menahan diri dari perbuatan sia-sia dan maksiat.

Kedua, ihtisaban berarti mengharap pahala semata-mata dari Allah. Puasa tidak dilakukan karena tekanan sosial, ingin dipuji, atau hanya mengikuti tradisi keluarga dan lingkungan. Niat yang tulus menjadikan setiap rasa lapar dan dahaga bernilai ibadah. Bahkan keletihan sekalipun berubah menjadi ladang pahala ketika diniatkan karena Allah.

Melalui kajian ini, Ustadz Ali menegaskan bahwa esensi puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi menghadirkan iman dan keikhlasan dalam setiap detiknya. Dengan demikian, puasa benar-benar menjadi jalan pengampunan dosa dan peningkatan kualitas takwa. (Sul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar