Info Sekolah
Sabtu, 25 Apr 2026
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
9 Maret 2026

Kajian Puasa Part#12: Empat Golongan yang Masuk Surga Tanpa Hisab

Sen, 9 Maret 2026 Dibaca 277x

MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ Pada hari ke-12 Kajian Puasa, Sabtu (7 Maret 2026), Ustadz Ali Fauzi, S.H.I., M.H. kembali menyampaikan kajian dengan membacakan kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy Syakiri Al Khubawi di hadapan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan tentang golongan manusia yang mendapat kemuliaan besar di akhirat, yaitu mereka yang dapat masuk surga tanpa melalui hisab.

Mengawali uraiannya, Ustadz Ali menyampaikan bahwa pada hari kiamat kelak, di depan pintu surga terdapat empat golongan manusia yang dipersilakan masuk tanpa perhitungan amal, yaitu orang berilmu, orang yang menunaikan ibadah haji dengan ikhlas, para syahid, serta orang-orang yang dermawan.

Golongan pertama adalah orang berilmu, yaitu mereka yang bersungguh-sungguh menuntut ilmu, mengamalkan ilmunya, serta mengajarkannya kepada orang lain. Ilmu yang dimiliki tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi menjadi cahaya yang membimbing dirinya dan orang lain menuju kebaikan. Karena besarnya manfaat ilmu bagi kehidupan manusia, maka Allah memberikan kemuliaan besar kepada para ahli ilmu.

Golongan kedua adalah orang yang menunaikan ibadah haji dengan niat yang tulus karena Allah. Haji yang dilakukan dengan penuh keikhlasan, menjaga diri dari perbuatan dosa, serta memperbaiki akhlak setelah kembali dari tanah suci, menjadikan mereka termasuk golongan yang dimuliakan.

Golongan ketiga adalah para syahid yang meninggal dimedan peperangan, yaitu orang-orang yang mengorbankan jiwa dan raganya di jalan Allah. Mereka membela kebenaran dan agama dengan penuh keimanan hingga mengorbankan nyawa, sehingga Allah memberikan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya.

Golongan keempat adalah orang-orang dermawan yang gemar bersedekah. Mereka dengan ikhlas membantu orang lain, meringankan kesulitan sesama, dan tidak kikir terhadap harta yang dimilikinya.

Ustadz Ali juga menjelaskan tanda-tanda ahli surga. Di antaranya adalah wajah yang selalu ceria karena hatinya dipenuhi rasa syukur, lisan yang fasih dalam berkata baik, hati yang bertakwa kepada Allah sehingga selalu menjaga diri dari perbuatan dosa, serta tangan yang ringan memberi dan menolong sesama.

Melalui kajian ini, Ustadz Ali mengajak seluruh peserta untuk meneladani sifat-sifat mulia tersebut, dengan terus menuntut ilmu, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan kepedulian kepada sesama sebagai bekal menuju kebahagiaan di akhirat. (Sul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar