Info Sekolah
Sabtu, 25 Apr 2026
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
25 April 2026

Penuh Haru, MTsN 1 Pringsewu Lepas Keberangkatan Haji Ibu Idayani dan Ibu Chusnul

Sab, 25 April 2026 Dibaca 138x

MTsN 1 Pringsewu (Humas) _ Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Ruang Guru MTs Negeri 1 Pringsewu pada Sabtu, 25 April 2026. Keluarga besar madrasah berkumpul dalam acara temu pamit untuk melepas dua guru terbaik, yakni Ibu Idayani, M.Pd. dan Ibu Chusnul Khotimah, S.Pd., yang akan segera berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Acara penuh suci ini  diawali dengan lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Aqila Ramadani. Getaran spiritual pun mulai terasa sejak awal kegiatan, menandai dimulainya perjalanan suci kedua pendidik tersebut.

Dalam kata pamitnya, Ibu Idayani menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas segala kesalahan dan kekhilafan selama berinteraksi di lingkungan madrasah. Beliau memohon doa agar perjalanan menuju Baitullah diberikan kelancaran, kesehatan jasmani maupun rohani, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian manasik haji.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi merupakan perpaduan ibadah lahir dan batin yang diharapkan mampu membawa perubahan kualitas kehidupan menjadi lebih baik sekembalinya nanti,” ujar Ibu Ida.

Beliau dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada Kamis, 7 Mei 2026, melalui gelombang kedua. Senada dengan itu, Ibu Chusnul Khotimah juga memohon keikhlasan dari seluruh rekan sejawat, terutama terkait hak-hak materiil maupun non-materiil yang mungkin secara tidak sengaja terpakai atau termakan. Ibu Chusnul direncanakan menyusul keberangkatan pada 8 Mei 2026.

Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Drs. H. Nukman, S.Pd., M.M., dalam sambutannya mewakili seluruh dewan guru, menegaskan bahwa haji adalah perjalanan suci. Oleh karena itu, persiapan harus dimulai dari kesucian dhohir dan batin sebagai bagian dari proses mensucikan diri. Beliau juga menitipkan pesan kepada kedua calon jemaah haji.

“Mendoakan kebaikan saudara adalah perintah agama. Kami mendoakan agar Ibu Ida dan Ibu Chusnul tetap sehat dan lancar. Namun, kami juga memohon doa dari Ibu berdua di depan Kakbah nanti agar kami yang belum terpanggil segera diberikan kesempatan untuk menyusul,” ungkap Nukman. Ia juga berpesan agar keduanya tetap berikhtiar menjaga pola makan dan kondisi fisik agar tetap fit selama di Arab Saudi.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Tumiran Fauzi, S.Pd., disusul dengan sesi bersalaman penuh haru sebagai simbol saling memaafkan dan melepas keberangkatan dengan hati yang lapang. (Sul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar