Info Sekolah
Rabu, 15 Apr 2026
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
  • Selamat datang di Website MTsN 1 Pringsewu
13 April 2026

MTsN 1 Pringsewu Gelar Apel Pagi, Niken Tekankan Pentingnya Kedisiplinan Melalui Filosofi Kereta Api

Sen, 13 April 2026 Dibaca 133x

MTsN 1 Pringsewu (Humas)_  Suasana khidmat menyelimuti lapangan MTs Negeri 1 Pringsewu pada Senin pagi, 13 April 2026. Seluruh siswa, guru, hingga staf kependidikan berkumpul dalam gelaran apel yang mengusung tema: “Mari Berubah dari Sekarang Juga.”

Dalam kesempatan tersebut, Niken Fitri Larasati, S.H., bertindak sebagai pembina apel. Mengawali amanatnya, sosok yang akrab disapa Bu Niken ini memberikan penekanan khusus mengenai urgensi kedisiplinan dalam dunia pendidikan. Ia menggambarkan kedisiplinan dengan sebuah perumpamaan yang mendalam, yakni filosofi kereta api.

“Kedisiplinan itu ibarat kereta api. Jika kereta api lepas dari relnya, ia tidak akan pernah sampai pada tujuan. Begitu pula dengan siswa; jika tidak memiliki disiplin, maka jalan menuju kesuksesan akan terhambat,” tegas Niken di hadapan ratusan peserta apel.

Lebih lanjut, Niken menjelaskan bahwa karakter besar seseorang tidak dibangun secara instan, melainkan melalui konsistensi dalam melakukan hal-hal kecil. Menurutnya, kebiasaan positif yang dilakukan setiap hari akan mengkristal menjadi karakter kuat yang menentukan masa depan.

Sebagai penutup amanatnya, Niken Larasati mengajak seluruh keluarga besar MTsN 1 Pringsewu untuk melakukan transformasi diri mulai detik ini. Ia menyarankan perubahan tersebut dimulai dari tiga perilaku sederhana namun berdampak besar:

  1. Datang tepat waktu sebagai bentuk menghargai durasi belajar.
  2. Peduli lingkungan dengan menjaga kebersihan madrasah.
  3. Selalu memakai sandal saat ke masjid guna menjaga kesucian dan ketertiban tempat ibadah.

Apel pun berakhir dengan semangat baru dari para siswa untuk mengimplementasikan tiga poin tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Usai apel para siswa dan guru langsung membersihkan lingkungan belajar dari kelas hingga kantor dan kamar mandi, bukti semangat dan aksi perubahan. (Sul)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar