MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ MTs Negeri 1 Pringsewu melaksanakan kegiatan Ujian Praktek pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dengan penuh keseriusan dan antusiasme.
Ujian praktek ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam membekali siswa dengan keterampilan ibadah yang baik dan benar. Adapun materi yang diujikan meliputi doa shalat dhuha, dzikir, serta doa setelah shalat (ba’da shalat). Para siswa diuji secara langsung oleh guru untuk memastikan pemahaman sekaligus penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Panitia, Warsoyo, S.Pd., menyampaikan bahwa ujian praktek ini memiliki tujuan penting, yaitu membiasakan siswa untuk senantiasa berdzikir dan berdoa setelah melaksanakan shalat. Menurutnya, dzikir dan doa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah shalat, karena menjadi bentuk penyempurna sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia juga menyoroti fenomena yang terjadi saat ini, di mana masih banyak anak-anak yang setelah shalat langsung beranjak pergi tanpa berdzikir dan berdoa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat membangun kebiasaan baik yang akan terus mereka amalkan, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Drs. H. Nukman, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian praktek ini bukan merupakan instruksi langsung dari kementerian, melainkan inisiatif dan kebijakan dari MKKM tingkat Provinsi Lampung. Menurutnya, kebijakan ini diambil karena memiliki manfaat nyata dalam membentuk karakter religius siswa.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan dzikir dan doa setelah shalat sebagai bagian dari kebiasaan ibadah sehari-hari. (Sul)
Tinggalkan Komentar