MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ Dalam kajian Kitab Ta’limul Muta’allim yang disampaikan oleh Ustaz Ali Fauzi, S.H.I., M.H.I. di Masjid Raudatul Jannah MTsN 1 Pringsewu pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dijelaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seorang muslim. Ilmu menjadi bekal utama agar seseorang mampu menjalankan setiap kewajiban yang diperintahkan Allah Swt. dengan benar sekaligus menjauhkan diri dari berbagai perkara yang diharamkan. Tanpa ilmu, seseorang akan kesulitan membedakan mana yang benar dan mana yang salah sehingga berpotensi terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang agama.

Selain ilmu tentang hukum-hukum syariat, setiap muslim juga wajib memiliki ilmu untuk menata hati. Hati yang bersih akan melahirkan keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, serta akhlak yang mulia. Oleh karena itu, proses menuntut ilmu tidak hanya bertujuan mencerdaskan akal, tetapi juga membersihkan hati agar setiap amal yang dilakukan bernilai ibadah di hadapan Allah Swt.
Dalam kitab ini juga dijelaskan bahwa orang yang berilmu memperoleh kemuliaan bukan karena kekayaan atau kedudukannya, melainkan karena ilmu yang dimiliki dan diamalkannya. Ilmu adalah perhiasan yang paling indah bagi para pencari ilmu, sekaligus cahaya yang akan mengangkat derajat seseorang di dunia maupun di akhirat. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk mengamalkan dan menyebarkannya kepada orang lain.

Karena itu, setiap penuntut ilmu hendaknya memiliki semangat untuk selalu mencari faidah ilmu di mana pun berada. Jangan merasa cukup dengan ilmu yang telah dimiliki, tetapi teruslah belajar, mengambil hikmah dari setiap guru, membaca, berdiskusi, dan mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ilmu yang dipelajari akan menjadi sumber keberkahan, membentuk pribadi yang berakhlak mulia, serta menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat. (Sul)
Tinggalkan Komentar