MTsN 1 Pringsewu (Humas)_ Seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan MTs Negeri 1 Pringsewu mengikuti upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat pada Senin (20/7/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Warsoyo, S.Pd., menyampaikan amanat yang sarat dengan nilai-nilai karakter, mulai dari kepedulian terhadap lingkungan hingga meneladani kecintaan sahabat Tsauban kepada Rasulullah SAW.

Mengawali amanatnya, Warsoyo memberikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara atas kedisiplinan yang telah ditunjukkan. Ia menyampaikan rasa bangganya karena tepat pukul 07.01 WIB upacara telah dimulai sesuai jadwal. Menurutnya, disiplin merupakan kunci utama dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan.
Dalam amanatnya, Warsoyo menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, membudayakan cinta lingkungan. Ia mengingatkan bahwa kebersihan merupakan bagian dari ajaran agama sebagaimana ungkapan, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Wujud nyata cinta lingkungan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas dan halaman madrasah, merawat tanaman, menghemat penggunaan air dan listrik, serta bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.

Pesan kedua adalah membudayakan penyebaran kebaikan melalui penerapan budaya 5S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Menurutnya, kebiasaan tersebut akan mempererat persaudaraan, menciptakan suasana madrasah yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di antara seluruh warga madrasah.
Pada poin ketiga, Warsoyo mengajak para murid meneladani kecintaan sahabat Tsauban radhiyallahu ‘anhu kepada Rasulullah SAW. Ia menceritakan bahwa Tsauban pernah merasa sangat sedih dan khawatir jika kelak Rasulullah wafat, ia tidak dapat bersama beliau lagi. Maka lahirlah riwayat bahwa kita disurga bersama orang yang dicintai. Rasa cinta yang begitu mendalam membuat Tsauban rela menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk dapat bertemu dan memandang wajah Rasulullah SAW. Kisah tersebut menjadi teladan bahwa cinta kepada Rasul hendaknya diwujudkan melalui keimanan, ketaatan, serta kesungguhan dalam mengikuti sunnah beliau.

Upacara ditutup dengan penyerahan medali dari para murid berprestasi yang berhasil mengharumkan nama MTs Negeri 1 Pringsewu pada ajang Ksatria Nusantara Series Cabang Taekwondo yang diselenggarakan di GOR Universitas Lampung (UNILA) pada 10–12 Juli 2026. Prestasi tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat juang para atlet muda madrasah. (Sul)
Tinggalkan Komentar